Artikel ini saya tulis sepulang dari seminar pemberdayaan ummat di kantor kelurahan Porisgaga, Tangerang. Terinspirasi dari kesungguhan masyarakat dalam menggapai masa depan lebih baik dan memilih menjadi pengusaha personal franchise di tengah kesulitan mencari lapangan pekerjaan.
Kesungguhan mereka harus dipetakan dengan jelas dalam bentuk tahap-tahap proses pencapaian menjadi pengusaha besar, bahkan investor.
Tahap pertama : (E) Employee
Tidak banyak yang faham, bahwa menjadi seorang pengusaha pada awalnya harus bekerja dengan ekstra keras. Bisa jadi lebih rajin daripada karyawan pada umumnya. Tahap ini adalah basic dari segala aktivitas kita, mereka yang telah sukses merasakan bahwa tahap menjadi employee adalah tahap terberat. Bahkan saya melakukannya hingga overload, yaitu melebihi kebiasaan karyawan pada umumnya. Mereka hanya berangkat pagi pulang petang, sementara saya berangkat pagi, pergi malam! Hampir sangat jarang berada di rumah. Memang benar, di tahap ini kita harus kerja ekstra keras!
Bagaikan memiliki perusahaan besar, itulah sikap yang tepat jika kita ingin sukses sebagai pengusaha personal franchise. Di tahap ini perusahaan yang Anda miliki tidak bisa langsung berproses produksi, namun diperlukan persiapan yang matang agar proses produksi berjalan dengan baik, diantaranya adalah mempersiapkan bahan baku. Jika proses produksi adalah presentasi, maka bahan bakunya adalah daftar nama. Apa yang akan kita proses jika tidak ada bahan baku? So..pembuatan daftar nama menjadi penentu keberhasilan presentasi kita.
Buatlah dengan data yang lengkap (Nama, Alamat, dan No. Telp.) kemudian klasifikasikan dengan metode FAST, yaitu :
- Financial, tingkat keuangan : 1=kurang; 2=sedang; 3=lebih. Bisa langsung beri nilai tanpa harus ketemu dengan orangnya.
- Ambisi, tingkat ambisi dalam usaha : 1=kurang; 2=sedang; 3=lebih. Jangan langsung beri nilai sebelum bertemu dan berbincang bisnis dengannya. Setelah itu, silahkan Anda beri nilai!
- Social, tingkat status sosial masyarakat : 1=biasa; 2=cukup terpandang; 3=sangat terpandang. Nilai ini bisa Anda langsung berikan sesuai apa yang Anda kenal tentang dia.
- Teachable, tingkat kemauannya dalam belajar : 1=jelek; 2=biasa; 3=bagus. Ini menentukan seberapa besar responnya terhadap bisnis yang Anda tawarkan. Jangan beri nilai sebelum Anda bertemu dengannya.
- Klasifikasi berdasarkan nilai, semakin tinggi itulah yang terbaik untuk bahan baku kita. Misalnya Amir (F=3; A=3; S=2; T=3) Total nilai = 11.
Tahap persiapan berikutnya adalah mengangkut bahan baku menuju tempat proses produksi, dalam hal ini adalah mengundang atau menetapkan janji temu dengan mereka yang telah tertulis di daftar nama kita. Hati-hatilah dalam tahap ini, sebab jika salah pengangkutan bisa menyebabkan kerusakan bahan baku.
Setelah bahan baku terangkut, segera lakukan proses produksi dengan alat bantu yang tepat. Manfaatkan CD, VCD, Brochure, dan lain-lain yang
bisa memudahkan proses presentasi.
Goal dalam presentasi bukanlah join, tapi menemukan jadwal pertemuan berikutnya untuk masuk dalam tahap follow up. Jangan paksakan untuk join saat itu juga, hal ini bisa menyebabkan produk cacat (reject). Segera manfaatkan alat bantu pertemuan GBO untuk memudahkan proses selanjutnya. Jangan remehkan pertemuan, karena itulah mesin produksi Anda. Dengan pertemuan kita bisa kembali bersemangat dan banyak belajar dari mereka yang telah sukses.
Tapi jangan lupa, proses produksi akan terus berjalan jika memiliki bahan bakar yang cukup. Dan bahan bakarnya dalam hal ini adalah Impian kita. Selama kita masih memiliki Impian yang benar, maka sikap kita terhadap bisnis akan tetap benar. Hingga pada gilirannya proses produksi selalu bisa dilakukan. Namun jika bahan bakarnya telah habis, maka habis pula energi kita untuk melakukan proses produksi! Lakukan tahap ini hingga menjadi kebiasaan (core), ketika proses produksi Anda semakin baik, maka hasil produksi semakin banyak dan pada gilirannya menghantarkan Anda pada tahap Self Employee.
Tahap Kedua : (S) Self Employee
Di tahap ini, Anda bagaikan seorang artis atau profesional yang dibutuhkan banyak orang. Anda akan diundang ke berbagai tempat untuk membantu member-member baru. Pola yang digunakan adalah kerja sama, win-win solution. Bekerjasamalah dengan mereka, bantu mereka dengan segudang pengalaman Anda setelah melewati tahap Employee. Namun hati-hati pada tahap ini ada jebakan manajemen, yaitu perfectionism, sebuah jebakan dimana Anda dianggap sempurna dan tidak bisa diduplikasikan oleh member. Jika member merasa tergantung kepada Anda, maka jebakan itu telah terjadi.
Selain itu juga ada jebakan leader, dimana Anda merasa menjadi seorang leader dan tidak mau lagi melakukan kebiasaan awal. Bukan berarti seorang leader hanya duduk diam tanpa kerja, dan membiarkan yang lain kerja untuk Anda. Jika demikian, maka tunggu kehancurannya. Tahap ini belum memberikan ruang kepada kita untuk freedom, masih banyak yang harus kita lakukan yaitu menjaga perusahaan Anda tetap terkendali. Maka bekerja samalah dengan mereka untuk kesuksesan bersama.
Langkah untuk menghindari jebakan-jebakan ini adalah dengan cara mendupilkasikan alat bantu (CD, Buku Positip, dan Pertemuan) yang akan mengajarkan kepada mereka langkah-langkah mudah dan praktis. Nah untungnya ada website banghaq.com yang memungkinkan kita bisa banyak belajar. Ajak mereka untuk berlangganan CD dan selalu early bird dalam setiap pertemuan. Kunci keberhasilan Anda pada tahap ini adalah seberapa banyak member yang bekerja menggunakan system. Sehingga menghantarkan Anda menuju tahap berikutnya, yaitu Business Owner.
Tahap Ketiga : Pindah ke kuadran kanan, (B) Business Owner
Inilah tahap yang menjadikan kita bisa memiliki penghasilan dari perkembangan usaha. Sebuah penghasilan besar yang masih bertumpu kepada active income belum menuju passive income. Sebab masih dibutuhkan keterlibatan Anda dalam perkembangan usaha. Namun dengan pola kerja cerdas, yaitu pola kerja yang memanfaatkan system sebagai alat bantu Anda. Tugas kita mempromosikan system ini dengan terus-menerus di setiap pertemuan besar. Artinya, pada tahap ini Anda menjadi bagian dari system itu sendiri melalui CD Anda yang penuh inspirasi, melalui pertemuan yang menempatkan Anda sebagai pembicara, atau bahkan pelatihan leadership yang Anda adakan.
Kosentrasi Anda pada tahap ini berada pada support system yang secara menyeluruh akan menjaga bisnis yang Anda bangun tetap berkembang.
Hati-hati ada jebakan yang membuat kita terlena, yaitu penghasilan active income yang menipu kita seolah telah freedom. Pada tahap ini Anda belum freedom, masih ada tugas lainnya yaitu menciptakan passive income.
Maka benarlah, pada tahap ini Anda akan selalu berteriak “Be Core...Be Good Team Players..!”. Bagaikan sebuah komando dari seorang Director, dimana Anda bisa melihat seberapa benar jalan yang ditempuh oleh seluruh organisasi penggerak bisnis Anda.
Kunci dari keberhasilan Anda di tahap ini adalah seberapa banyak member Anda yang Core dan mau bekerja dengan Good Team Players. Itulah sebuah goal yang harus Anda capai untuk bisa menghantarkan Anda menjadi seorang Investor!
Tahap Ke-empat : (I) Investor
Tahap inilah dambaan setiap pelaku bisnis, yaitu menjadi freedom atau bebas kerja. Dimana penghasilan dari passive income kita telah cukup memenuhi segala kebutuhan hidup sesuai yang kita kehendaki tanpa harus bekerja sedikitpun. Tahap ini bisa Anda dapatkan dengan dua cara :
- Penghasilan dari active income diinvestasikan ke dalam asset yang menguntungkan seperti property (rumah kontrakan, kos-kosan, tanah produktif, dll), comodity (hasil bumi, emas, perak), ataupun obligasi (saham, reksadana, deposito). Biarkan asset Anda inilah yang akan memberikan penghasilan besar kepada Anda. Sebagaimana salah satunya adalah cara cerdas beternak emas!
- Murni dari penggunaan produk di jaringan bisnis Anda. Inilah tujuan dari bisnis personal franchise, yaitu bagaikan pohon yang Anda tanam dan memberikan buahnya setiap musim tanpa henti. Kondisi ini bisa kita capai jika setiap member sangat memahami makna bisnis personal franchise, yaitu memanfaatkan segala fasilitas dan menjadi 100% product user.
Nah sahabatku, bukankah jalannya telah terbuka untuk kita? Dan kita sudah berada di dalamnya tergantung seberapa kuat kita memiiki impian untuk terus bertahan dan berjuang menggapai impian kita. Ikuti tahap prosesnya, lakukan dengan benar, jadikan Sholat dan Sabar sebagai penolong. Sesungguhnya Allah SWT bersama orang-orang yang sabar.
INFO ARTIKEL VIA HP/SMS 03191233957
Tidak ada komentar:
Posting Komentar